Monday, 7 July 2014

Perlukah Kalibrasi Peralatan Gelas?

Ditulis Oleh : cak war | Anwar Hadi


Peralatan gelas yang digunakan secara volumetri (volumetric glassware) sangat dibutuhkan sebagai alat ukur dalam pengujian di laboratorium lingkungan. Peralatan gelas tersebut dapat digunakan sebagai penampung atau media transfer larutan bahan kimia. Peralatan gelas awalnya dibuat dalam kondisi tertentu dan dimaksudkan untuk mengukur volume pada kondisi tertentu pula. Secara umum peralatan gelas dapat digunakan untuk mengukur satu volume larutan (misalnya: labu ukur, pipiet gondok/pipet volume) dan untuk mengukur beberapa volume larutan (antara lain: buret, pipet ukur, gelas ukur). Secara komersial, peralatan gelas memiliki kelas A dan kelas B yang dibedakan berdasarkan pada batas toleransi volume nominal gelas, sebagaimana Tabel 1. Toleransi peralatan gelas kelas B, umumnya 2 kali toleransi peralatan gelas kelas A.


Tabel 2 dibawah ini merupakan fungsi peralatan gelas yang umum digunakan di laboratorium lingkungan.
Peralatan gelas yang tersedia secara komersial diproduksi dari gelas sodalime atau gelas borosilikat. Hal yang perlu dipertimbangkan saat melakukan pengadaan peralatan gelas adalah informasi yang harus dipenuhi sebagaimana persyaratan standar yang meliputi antara lain sebagaimana Gambar 1. Selain itu, peralatan gelas juga sebaiknya disertai sertifikat dari manukatur yang meliputi informasi sebagaimana Gambar 2.
 
Jika metode pengujian mensyaratkan pengukuran volume larutan dengan akurasi tertentu, maka peralatan gelas volumetrik tidak perlu dikalibrasi bila toleransi tidak melebihi seperlima dari akurasi yang ditentukan. Sebagai contoh, jika metode pengujian mensyaratkan pengukuran volume larutan yang dibutuhkan 10 mL ± 0,1 mL, maka pipet volume kelas A, 10 mL ± 0,02 mL, yang digunakan tidak perlu dikalibrasi. Hal ini disebabkan toleransi maksimum yang diijinkan untuk penggunaan peralatan gelas adalah < 0,1 mL ¸ 5 = 0,02 mL. Tabel 3 dan Tabel 4 memberikan informasi batasan kalibrasi peralatan gelas.