Pengaruh Kondisi Akomodasi dan Lingkungan
Pengujian
Design dan lay-out yang kurang tepat serta
fasilitas laboratorium yang kurang dipelihara akan dapat mengurangi mutu data
hasil pengujian parameter kualitas lingkungan dan/atau kalibrasi, kegiatan
operasional, keselamatan dan kesehatan personil, serta moralitas personil
laboratorium lingkungan. Adapun pemeliharaan kondisi akomodasi dan lingkungan
yang baik, selain untuk mencapai keabsahan mutu data hasil pengujian dan/atau
kalibrasi juga dapat melindungi personil laboratorium dari bahaya bahan kimia,
kebakaran, serta bahaya lain yang timbul.
Pada umunya, kondisi
akomodasi dan lingkungan pengujian dan/atau kalibrasi dapat berpengaruhi
terhadap:
a) kondisi sampel yang akan diuji atau barang
yang akan dikalibrasi.
Kondisi akomodasi dan lingkungan yang kurang memadai akan menimbulkan kerusakan
serta adanya perubahan kondisi sampel atau barang yang diuji/dikalibrasi seperti
kontaminasi, degradasi, dekomposisi atau deteriorasi. Karena itu, ruangan untuk
penerimaan sampel, penyimpanan, preparasi, lingkungan pengujian atau kalibrasi
harus bebas dari debu, asap, serta faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap
sampel, misalnya pencahayaan, radiasi, temperatur dan kelembaban;
b) kinerja peralatan laboratorium.
Faktor-faktor lingkungan, seperti: debu, temperatur, kelembaban, getaran, pencahayaan
dan kestabilan tenaga listrik akan mempengaruhi peralatan laboratorium. Oleh sebab
itu, peralatan yang dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan harus ditempatkan
pada lokasi yang tepat untuk mengurangi pengaruh-pengaruh tersebut. Untuk
mencapai hal tersebut, maka pedoman yang mencantumkan kondisi yang diperlukan
serta cara penempatan peralatan harus dipelihara;
c) moralitas personil laboratorium.
Untuk memberikan rasa nyaman kepada personil yang melakukan kegiatan
operasional laboratorium, maka penerangan dan ventilasi di lingkungan pengujian
dan/atau kalibrasi harus cukup serta terhindar dari kebisingan. Selain itu,
ruang yang mamadai juga harus tersedia untuk melaksanakan administrasi
laboratorium, misalnya pencatatan rekaman, pelaporan, dan kegiatan dokumentasi.
Dengan akomodasi dan lingkungan yang nyaman akan mempengaruhi kinerja personil
serta menumbuhkan rasa percaya diri sehingga dapat berkonsentrasi dalam
melaksanakan kegiatannya.
d) kesesuaian kondisi yang disyaratkan dalam metode pengujian dan/atau kalibrasi.
Untuk mencapai keabsahan mutu data hasil pengujian dan/atau kalibrasi, maka
persyaratan kondisi akomodasi dan lingkungan dalam metode pengujian dan/atau
kalibrasi serta peralatan penunjang harus dipenuhi. Misalnya, pada waktu
pengujian atau kalibrasi disyaratkan kondisi akomodasi dan lingkungan tertentu
seperti temperatur dan kelembaban, maka kondisi tersebut harus dipenuhi serta
peralatan untuk memantaunya seperti termohygrometer harus dikalibrasi. Dengan
memperhatikan hal-hal tersebut, maka laboratorium harus memastikan kondisi
lingkungan tidak mengakibatkan ketidakabsahan hasil atau berpengaruh buruk pada
mutu setiap pengukuran yang disyaratkan. Perhatian khusus harus diberikan bila
pengambilan sampel serta pengujian dan/atau kalibrasi dilakukan di tempat lain
yang bukan fasilitas laboratorium permanen.
0 komentar:
Post a Comment