Monday, 25 May 2015

Peran Manajer Laboratorium Lingkungan dalam Peningkatan Berkelanjutan

Ditulis Oleh : cak war | Anwar Hadi
Peran Manajer Laboratorium Lingkungan dalam Peningkatan Berkelanjutan

Sistem manajemen mutu laboratorium lingkungan akan mencapai keberhasilan jika kebijakan mutu, sasaran mutu, persyaratan pelanggan atau pihak lain yang berkepentingan, prosedur dan instruksi kerja yang telah ditetapkan diterapkan secara efektif serta efisien. Namun dalam kenyataannya, hal ini terkadang sulit dicapai karena personil laboratorium yang terlibat dalam penerapan sistem manajemen mutu terkadang tidak semuanya memiliki komitmen untuk memenuhi kebijakan mutu, sasaran mutu dan persyaratan pelanggan atau pihak lain yang berkepentingan. Selain itu, terkadang terjadi konflik kepentingan antar individu, kebingungan menetapkan skala prioritas pekerjaan, atau bahkan adanya hubungan pribadi yang kurang harmonis antar personil laboratorium. Ketika hal ini terjadi, maka peran para manajer sangat dibutuhkan untuk menghilangkan situasi dan kondisi dari keadaan tersebut dengan membangun komunikasi yang efektif.

Oleh sebab itu, manajer puncak harus mampu menjamin bahwa proses komunikasi yang tepat ditetapkan dalam laboratorium dan bahwa komunikasi memegang peranan dalam kaitannya dengan efektifitas sistem manajemen. Komunikasi dapat dilakukan antara lain dengan cara:
     a)   sosialisasi kebijakan mutu dan sasaran mutu yang berkaitan dengan peningkatan berkelanjutan dan efektifitas sistem manajemen kepada seluruh personil di semua tingkatan organisasi laboratorium;
    b)   semua personil laboratorium diikutsertakan untuk berpartisipasi dalam kegiatan kaji ulang manajemen; dan
    c)   melakukan pelatihan sistem manajemen termasuk permasalahan yang dihadapi oleh laboratorium.

Dengan menjalin komunikasi yang efektif, maka seluruh personil laboratorium dapat menyadari relevansi dan pentingnya kegiatan mereka dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam pencapaian tujuan sistem manajemen. Karena itu, manajer puncak harus mampu memberikan komitmen tentang pengembangan dan implementasi sistem manajemen dan meningkatkan efektifitasnya secara berkelanjutan melalui partisipasi aktif dalam:
     a)   pembuatan dan revisi panduan mutu;
    b)   memantau dan mengukur proses tahapan pekerjaan pengujian parameter kualitas lingkungan, tindakan perbaikan dan pengaduan pelanggan; serta
    c)   menggunakan tindakan perbaikan dan pencegahan untuk melakukan peningkatan yang diperlukan.

Selain itu, manajer puncak harus menjamin bahwa integritas sistem manajemen dipelihara pada saat perubahan terhadap sistem manajemen direncanakan dan diimplementasikan dengan cara:
   a)   mengkomunikasikan kepada organisasi mengenai pentingnya memenuhi persyaratan pelanggan, demikian juga persyaratan perundang-undangan dan peraturan lainnya;
   b)   melibatkan semua pihak yang terpengaruh dalam membuat keputusan untuk melakukan perubahan; dan
    c)   perubahan yang dilakukan tidak menyebabkan hambatan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan oleh laboratorium dan masih sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17025: 2005.

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © . infolabling Anwar Hadi - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger