Monday, 8 June 2015

Peningkatan Berkelanjutan Berkaitan dengan Aspek Teknis di Laboratorium Lingkungan

Ditulis Oleh : cak war | Anwar Hadi
Peningkatan Berkelanjutan Berkaitan dengan Aspek Teknis di Laboratorium Lingkungan

Berdasarkan sumber daya yang tersedia, suatu laboratorium lingkungan dapat menetapkan batas keberterimaan akurasi melalui uji temu balik (recovery test) yang dituangkan kedalam kartu kendali (control chart) untuk parameter tertentu. Bila laboratorium tersebut akan melakukan peningkatan dengan memperketat batas keberterimaan, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah, sebagai berikut:

   1)  manajer teknis dibantu personil terkait melakukan analisis data dan evaluasi terhadap sumber daya laboratorium termasuk kendala yang mungkin dihadapi ketika perubahan atau peningkatan dibutuhkan;
2)  hasil analisis dan evaluasi tersebut digunakan sebagai dasar untuk menetapkan sasaran perbaikan berkaitan dengan batas keberterimaan akurasi yang baru. Sararan tersebut harus dapat diukur tingkat keberhasilannya melalui efektifitas dan efisiensinya;
3)  bila sasaran untuk perbaikan telah ditetapkan, maka manajer teknis dibantu personil teknis laboratorium mencari solusi yang paling mungkin untuk mencapai sasaran tersebut. Hal yang perlu dipertimbangkan dalam mencari solusi pencapaian sasaran adalah keseimbangan antara kemungkinan biaya, resiko dan kemungkinan teknis yang didasarkan pada sumber daya yang tersedia. Manajer teknis harus mengidentifikasi dan meningkatkan sumber daya laboratorium antara lain: perawatan dan sistem kalibrasi peralatan, ketertelusuran pengukuran, pengendalian mutu internal serta kompetensi personil laboratorium terhadap pengujian parameter kualitas lingkungan termasuk identifikasi pelatihan yang dibutuhkan;
4)  berdasarkan usaha peningkatan yang dilakukan, maka analis dibawah bimbingan penyelia mengimplementasikan dalam kegiatan laboratorium khususnya pembuatan control chart untuk batasan keberterimaan akurasi yang baru;
5) hasil implementasi tersebut diukur, diverifikasi, dianalisis dan dievaluasi berdasarkan efektifitas dan efisiensi oleh manajer teknis untuk mengetahui apakah sasaran peningkatan berkaitan dengan perubahan batas keberterimaan tersebut telah dipenuhi atau belum;
6) bila hasil evaluasi tersebut dinyatakan telah memenuhi sasaran peningkatan berkaitan dengan sistem manajemen mutu laboratorium maka perubahan yang terjadi diresmikan oleh manajer teknis. Perubahan ini merupakan acuan yang dapat digunakan sebagai bahan untuk memperbesar kemungkinan peningkatan kepuasan pelanggan dan pihak lain yang berkepentingan.

Rekaman semua kegiatan dalam tahapan tersebut harus dipelihara sebagai bahan acuan untuk peningkatan dimasa yang akan datang sebagai usaha laboratorium melakukan peningkatan berkelanjutan. Dari tahun ke tahun laboratorium harus memperketat batas keberterimaan sehingga akurasi yang tinggi dapat  dicapai. Tahapan tersebut juga berlaku untuk melakukan peningkatan berkelanjutan terhadap presisi melalui replika pengujian (relative percent difference/RPD). 

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © . infolabling Anwar Hadi - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger