Tahapan Peningkatan Berkelanjutan Laboratorium
Lingkungan
Ketika laboratorium lingkungan memiliki pemahaman
bahwa mutu adalah suatu perjalanan bukan tujuan, maka laboratorium harus
melakukan peningkatan berkelanjutan dari waktu ke waktu untuk mencapai kepuasan
pelanggan atau pihak lain yang berkepentingan. Secara diagram perbaikan mutu
melalui peningkatan berkelanjutan diilustrasikan sebagaimana dalam gambar
dibawah ini:
Pencapaian kepuasan pelanggan
berdasarkan perbaikan mutu sebagaimana dalam gambar tersebut harus melibatkan
peran seluruh personil di semua tingkatan organisasi laboratorium lingkungan untuk
berkomitmen berkesesuaian dengan ISO/IEC 17025: 2005. Selain itu, secara berkelanjutan seluruh personil
laboratorium berusaha secara optimal meningkatkan efektiftas penerapan sistem
manajemen mutu. Sedangkan peran aktif para manajer dalam peningkatan
berkelanjutan diperlukan untuk memastikan kesesuaian, kecukupan, dan
keefektifan sistem manajemen mutu terus berlanjut serta untuk mengetahui
perubahan atau peningkatan yang diperlukan.
Para manajer bertanggung jawab dan
berwenang untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengevaluasi faktor-faktor
yang dapat digunakan sebagai dasar peningkatan berkelanjutan berkaitan dengan
penerapan sistem manajemen mutu laboratorium. Sedangkan manajer puncak
bertanggung jawab dan berwenang untuk melakukan koordinasi, pengawasan dan
evaluasi peningkatan berkelanjutan berkaitan dengan penerapan sistem manajemen
mutu laboratorium. Peningkatan efektifitas sistem manajemen secara
berkelanjutan dapat dilakukan dengan menganalisis dan mengevaluasi situasi yang
tengah berlangsung melalui antara lain, salah satu atau lebih hal-hal, dibawah
ini:
a) penggunaan kebijakan mutu;
b) sasaran mutu;
c) umpan balik pelanggan dan pihak
lain yang berkepentingan;
d) hasil audit;
e) analisis data;
f) tindakan perbaikan;
g) tindakan pencegahan; dan
h) kaji ulang manajemen.
Hasil analisis dan evaluasi yang dilakukan oleh para manajer digunakan
sebagai dasar untuk menetapkan sasaran perbaikan berkaitan dengan peningkatan
penerapan sistem manajemen mutu laboratorium. Sararan untuk perbaikan tersebut
adalah sesuatu yang dicari, atau dituju, berkaitan dengan mutu dan harus dapat
diukur tingkat keberhasilannya melalui efektifitas dan efisiensinya. Bila
sasaran untuk perbaikan telah ditetapkan, maka manajer puncak dibantu oleh para
manajer mencari solusi yang paling mungkin untuk mencapai sasaran tersebut. Hal
yang perlu dipertimbangkan dalam mencari solusi pencapaian sasaran adalah
keseimbangan antara kemungkinan biaya, resiko dan kemungkinan teknis didasarkan
pada sumber daya yang tersedia.
Solusi yang telah ditetapkan dievaluasi berdasarkan efektifitas dan
efisiensi yang dicapai serta dilakukan pilihan alternatif yang paling
memungkinkan, bila diperlukan. Berdasarkan alternatif yang paling memungkinkan,
maka solusi pencapaian sasaran peningkatan sistem manajemen mutu yang telah
dipilih diimplementasikan dalam kegiatan di laboratorium. Hasil implementasi
tersebut diukur, diverifikasi, dianalisis dan dievaluasi oleh manajer puncak
dibantu oleh para manajer untuk mengetahui apakah sasaran peningkatan berkaitan
dengan sistem manajemen mutu laboratorium telah dipenuhi atau belum. Bila hasil
evaluasi tersebut dinyatakan telah memenuhi sasaran peningkatan berkaitan
dengan sistem manajemen mutu laboratorium, maka perubahan yang terjadi
diresmikan oleh manajer puncak. Perubahan ini merupakan acuan yang dapat
digunakan sebagai bahan untuk memperbesar kemungkinan peningkatan kepuasan
pelanggan dan pihak lain yang berkepentingan pada tahun berikutnya.
0 komentar:
Post a Comment